Aku ingin...
lenyap dari dunia
tak ingin merasa
tapi dirasa
tak ingin bicara
mendengar
hanya memejamkan mata
embun malam dingin menyatu
cahaya rembulan menyelimutiku agar berhenti...
aku masih menari dengan putaran air mata
hingga aku menjadi titik
lalu lenyap
hilang
hampa
sampai keabadian menjulang
Jumat, 07 Desember 2007
Rabu, 14 November 2007
Jumat, 02 November 2007
Rumah masa depan
POLOS…
Seseorang pernah merasakan kesakitan amat sangat karena jatuh ke jurang…
Karena berusaha melayang tinggi menggapai bintang
Keinginannya begitu mengharukan karena ia ingin mencapai bintang
Ia yakin ia akan bisa berselimut cahaya yang berkerlap kerlip itu…
Ia ingin terbang
Tapi ia tak berusaha membuat sayap
Ia ingin melayang…
Tapi tak sekalipun ia pernah meloncat
Ia ingin meninggalkan pijakan bumi menuju bintang
Tapi ia tak pernah belajar ilmu peringan tubuh
Ia hanya berharap
Dan yakin dengan membabi buta bahwa ia bisa meloncat ke bintang
Ia meloncat
Dengan penuh harapan…dan ketika tubuhnya dalam loncatan…
Tiba –tiba ia tersadar loncatannya tak tinggi…
Terlambat…ia jatuh ke jurang…
Sakiiiiiit………………
Dan ia bersimbah air mata penyesalan
Kedinginan dalam kebekuan
Hanya diiringi tetesan air batu stalaktit…
Kakek tua bijak menyentuh pundaknya
Menghapus air matanya…
Lalu menmbisikkan lautan mutiara padanya…
Beliau berpesan bijak…
Bagaimana Engkau menginginkan sesuatu yang luar biasa padahal engkau sendiri tak mengubah dirimu dari kebiasaanmu..???
Kita banyak meminta dan berharap kepada Allah SWT, tetapi sibuknya meminta kadang membuat kita tak sempat menilai diri sendiri…
Padahal…kalau kita meminta lalu kita mengubah diri…
Allah akan memberikan apa yang kita minta karena sebetulnya DOA itu adalah pengiring agar kita bisa merubah diri kita menjadi lebih baik…Tentu ada yang salah dengan permintaan kita..
Seperti ada air mata Burung Phoenix
Yang menyembuhkan luka hatinya
Ia semakin tak bisa menghambat cucuran air mata ini
Ia terjatuh terlekuk lututnya…ia bersujud…
…………..kanapa ia tak menyadarinya selama ini….
Terlalu lama ia seperti itu…
Ia duduk lalu melihat kanan kiri
Tersadar bahwa lelaki bijak itu sudah tak ada…
Tuhan….dia begitu lalai…sampai sekarang ia tak bisa memaafkan dirinya atas kelalaian yang kedua…
Ia belum mengucapkan terima kasih pada lelaki bijak itu….
Dan ia tak tahu kapan bisa bertemu lagi…
JIKA ANDA MASIH PENASARAN SIAPA LELAKI BIJAK ITU…
BELIAU ADALAH IBN ATHOILLAH…..
SEORANG TOKOH SUFI ISLAM LEGENDARIS…
NEXT…JIKA SAYA BERUNTUNG….SAYA AKAN MENGUPAS HABIS-HABISAN MENGENAI BELIAU …
Adam dan Hawa
PESAN UNTUK SUAMI….
1) Kita berbeda, jika kau punya masalah maka kau sanggup menyimpannya sendiri, tapi aku tidak…aku butuh seseorang untuk mendengarkanku. Jika kau tak bisa mendengarkanku maka ijinkanlah aku untuk berbagi perasaanku dan masalahku dengan sahabatku….jika kau bisa mendengarkanku dan memahamiku. Percayalah…hidup ini akan lebih mudah. Aku tak perlu orang lain lagi…
2) Aku tidak menuntut kesetaraan. Karena kita memang berbeda…kita ibarat dua sisi dari bangunan jajaran genjang. Serupa tapi kita tak bisa bertukar posisi karena kita berbeda…
Aku tidak butuh ke’Aku’anmu, harga dirimu yang tinggi dalam keluarga kita karena tanpa itu aku akan selalu menghormati dan menghargaimu sebagai suamiku.
Yang aku butuhkan adalah kasih sayangmu, pengertianmu, penghargaanmu padaku sebagai istri sehingga aku merasa layak menjadikanmu sebagai pemimpinku.

3) jika nanti mengambil sebuah keputusan besar, bermusyawarahlah….seorang pemimpin besar seperti nabi Muhammad pun tak pernah merasa derajat dan harga dirinya turun jika bermusyawarah , justru beliau semakin dihormati dan dihargai karena mau mendengarkan.
4) Jika aku nanti marah, diamlah, tak usah berkomentar maupun membalas, karena ketika aku marah aku akan menjadi orang paling cerewet di dunia. Aku akan melebih-lebihkan sesuatu hingga orang yang kumarahi jengkel. Jangan membalas perkataanku…karena yakinlah itu hanyalah caraku untuk melampiaskan emosi. Setelah itu aku akan kembali seperti semula…
5) Ingatlah… sampai kapanpun kita adalah dua orang yang berbeda…jika kau mendapati ada sesuatu di diriku yang tidak sesuai denganmu dan aku mendapati ada sesuatu di dirimu yang tidak cocok denganku…jangan marah, jangan kesal, jangan menuntut…pahamilah dan terimalah, karena setelah kita saling memahami dan mengerti bahwa hakikatnya kita berbeda maka rumah tangga kita akan terasa damai dan menyenangkan.
6) Pernikahan itu bukan tempat untuk memperoleh pasangan yang sempurna seperti yang kita inginkan…melainkan menerima pasangan apa adanya. Mencintai dan berusaha mempertahankan dengan kuat dan gigih.
1) Kita berbeda, jika kau punya masalah maka kau sanggup menyimpannya sendiri, tapi aku tidak…aku butuh seseorang untuk mendengarkanku. Jika kau tak bisa mendengarkanku maka ijinkanlah aku untuk berbagi perasaanku dan masalahku dengan sahabatku….jika kau bisa mendengarkanku dan memahamiku. Percayalah…hidup ini akan lebih mudah. Aku tak perlu orang lain lagi…
2) Aku tidak menuntut kesetaraan. Karena kita memang berbeda…kita ibarat dua sisi dari bangunan jajaran genjang. Serupa tapi kita tak bisa bertukar posisi karena kita berbeda…
Aku tidak butuh ke’Aku’anmu, harga dirimu yang tinggi dalam keluarga kita karena tanpa itu aku akan selalu menghormati dan menghargaimu sebagai suamiku.
Yang aku butuhkan adalah kasih sayangmu, pengertianmu, penghargaanmu padaku sebagai istri sehingga aku merasa layak menjadikanmu sebagai pemimpinku.

3) jika nanti mengambil sebuah keputusan besar, bermusyawarahlah….seorang pemimpin besar seperti nabi Muhammad pun tak pernah merasa derajat dan harga dirinya turun jika bermusyawarah , justru beliau semakin dihormati dan dihargai karena mau mendengarkan.
4) Jika aku nanti marah, diamlah, tak usah berkomentar maupun membalas, karena ketika aku marah aku akan menjadi orang paling cerewet di dunia. Aku akan melebih-lebihkan sesuatu hingga orang yang kumarahi jengkel. Jangan membalas perkataanku…karena yakinlah itu hanyalah caraku untuk melampiaskan emosi. Setelah itu aku akan kembali seperti semula…
5) Ingatlah… sampai kapanpun kita adalah dua orang yang berbeda…jika kau mendapati ada sesuatu di diriku yang tidak sesuai denganmu dan aku mendapati ada sesuatu di dirimu yang tidak cocok denganku…jangan marah, jangan kesal, jangan menuntut…pahamilah dan terimalah, karena setelah kita saling memahami dan mengerti bahwa hakikatnya kita berbeda maka rumah tangga kita akan terasa damai dan menyenangkan.
6) Pernikahan itu bukan tempat untuk memperoleh pasangan yang sempurna seperti yang kita inginkan…melainkan menerima pasangan apa adanya. Mencintai dan berusaha mempertahankan dengan kuat dan gigih.
Kamis, 25 Oktober 2007
ah teman...
bahagia sekali aku memiliki teman seperti kalian...
kalian ceria...lucu...cerewet...
masih ingat di benakku dan pikiranku...kitasering dimarahi karena kita terlalu bkin rame....
waktu aku sakit kalian begitu peduli
waktu aku agak bandel kalian selalu mengingatkan..
masih teringat....bahwa aku memiliki kebiasaan bahkan hampir kecanduan suka makan mie instant
kalian berkali-kali megingatkanku bahwa aku tidak boleh terlalu sering makan mie karena tdak baik untuk tubuh...tapi dasar...tetep aja bagiku mie instant enak banget.
meskipun sampai sekarang ku masih melakuka
tapi aku sungguh terharu....kalian bgitu perhatian...
teman-temanku
I LOVE U..
mmmmuuuuuuuuuuuahhhhhhh.......
Marah
.jpg)
Teman…
Ternyata marah itu jelek banget yah…
Tapi terkadang kita biarkan diri kita jadi jelek, tangan terkepal dan tanpa ragu ketiak diangkat tinggi-tinggi…padahal orang marah kadang lupa pakai REXONA dulu….jadi bau… Dasar…!!! tak bisa mengendalikan diri…
ORANG YANG KUAT adalah orang yang mampu menguasai marah
Ia berusaha mengendalikannya agar stabil…Hidup di dunia …
Tak boleh terlalu memegang, tak boleh terlalu melepas….
Tak boleh terlalu mencintai maupun terlau membenci…
Tak boleh terlalu berharap maupun putus asa…
Dunia itu kosong…
Karena dia ada di tengah
Sebuah titik yang tidak kanan dan juga tidak kiri
Yang tidak memiliki muatan
Dia kosong…
Takut Kualat
TAKUT KUALAT…
Apapun yang kita jalani itu ada resikonya. Kita berani mencuri resikonya dosa, kita berani melanggar hukum, resikonya dikucilkan, diremehkan bahkan tidak dihargai oleh masyarakat ditambah lagi jika nasib kita sial, kita bisa dipenjara…dan kalau sudah bosan and membusuk didalam eh tiba-tiba dapat remisi dari pihak berwajib terus keluar….masyarakat sudah menolak keberadaan kita, terus kita mau kemana??
Segala sesuatu ada balasannya…
Percaya atau tidak…???
Dan kualat akan terus mengikuti perbuatan buruk kita. Apa kalian ga takut kualat..???
Mari kita perhatikan…
Kalian masih ingat kasus Bambang-Mayang-Halimah???
Kisah cinta segitiga yang mengorbankan mahligai perkawinan yang terjalin lama, disini jika kita memposisikan diri kita sebagai pengamat (bukan pengamat politik tapi pengamat acara gossip..he.he.) kita akan berpikir bagaiman semudah itu Bambang rela mengorbankan keutuhan kelaurganya hanya demi wanita bernama Mayang itu…kita tidak bias menyalahkan jika memang ada cinta diantara mereka….tapi apakah dia tidak berpikir mendalam dengan keputusan yang begitu ‘nyelekit’ itu…???disini Halimah menjadi korban….
Sek..sek…sebentar…apakah Halimah memang menjadi korban??ataukah memang itu adalah hukum karma baginya…alias dia terkena kualat??...
Tenyata menurut salah satu sumber Infotainment di TV (Ketahuan suka nonton acara gossip..he.he.)…membuka fakta bahwa Halimah sebelum menikah dengan Bambang, dia pernah menikah dengan lelaki lain hingga memiliki seorang putri…kita tak perlu mempermasalahkan siapa nama mereka…..
Halimah meninggalkan suaminya untuk menikah dengan bambang, dan kini setelah 20 tahun berlalu, Halimah merasakan karma dari perbuatan itu……suami yang ia nikahi sekarang pergi meninggalkannya demi wanita lain…kini siapa salah??
Terserah yang menilai…yang jelas kita bukan orang yang tepat untuk menentukan sesuatu itu berdosa atau tidak melainkan Allah SWT.
Kualat itu pun pernah terjadi pada saya…
Waktu saya sekolah dulu…saya memperoleh pelajaran tertentu. Guru saya seorang lulusan luar negeri, jadi tidak diragukan lagi kemampuannya dalam bidang tersebut. ..namun sayangnya seperti kebanyakan orang-orang pinter lainnya. Mereka sangat kompeten dlm bidangnya namun kurang begitu mampu untuk mengajarkannya….begitulah Guru saya….dan seperti biasanya….saya memulai aksi ngrasani, pernah bolos, ga ngerjain pe-er dan seabreg lain yang saya lakukan yang menunjukkan ketidaksukaan saya pada pelajaran itu…Alhasil…meskipun saat ujian saya mampu mengerjakannya. Tapi sekarang saya sangat merasakan dampaknya….pelajaran tersebut sekarang banyak yang lupa tanpa sisa….tinggal sedikit aja,
Ada yang pernah bilang bahwa Ilmu itu ada yang berkah dan ada yang tidak…jika berkah maka ilmu itu akan selalu mengikuti kita hingga kita dapat mengamalkannya…..
Mungkin saya tidak dapat hal itu…makanya saya banyak yang lupa…dan jadi tidak bisa mengerjakannya….
Jadi takut kualat neh…
Makanya saya ambil pelajaran dari itu semua….saya jadi ga berani ngomongin jelek dosenku…plus mata kuliahnya…takut kualat…
Biasanya kalo dah benci mata kuliah itu n benci ma dosennya….kta akan melewatkan kesempatan ilmu itu berkembang dalam otak kita
Sayonara…
Ati-ati ama yang namanya KUALaT….Oce boz..??
Rabu, 24 Oktober 2007
malikai jihan
siiip........
nih yang lama aku tunggu-tuggu.
website yang bisa menampung segala kpemikiranku dan tulisanku...teman-teman sering aja berkunjung disini
selalu service yag baru buat kalian
nih yang lama aku tunggu-tuggu.
website yang bisa menampung segala kpemikiranku dan tulisanku...teman-teman sering aja berkunjung disini
selalu service yag baru buat kalian
Langganan:
Postingan (Atom)
.jpg)